Contoh Soal Latihan Tes Masuk Madrasah Aliyah Unggulan Materi IPA Terpadu

ipa

Seleksi masuk Madrasah Aliyah (MA), khususnya jalur unggulan, dapat menuntut kesiapan akademik yang cukup luas. Pada beberapa proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027, tes akademik digunakan sebagai salah satu instrumen untuk memetakan kemampuan calon peserta didik. Bentuknya dapat berupa Computer Based Test (CBT) maupun tes tertulis, tergantung kebijakan masing-masing madrasah. (Kementerian Agama Sleman)

Materi IPA menjadi salah satu bagian yang penting dipersiapkan oleh siswa lulusan SMP/MTs karena konsepnya tidak hanya menguji kemampuan menghafal, tetapi juga pemahaman hubungan sebab-akibat, penerapan konsep, perhitungan sederhana, dan kemampuan memecahkan masalah. Dokumen capaian pembelajaran IPA Fase D juga menekankan keterkaitan konsep Biologi, Fisika, dan Kimia agar peserta didik memahami sains secara menyeluruh, bukan sebagai bagian-bagian yang terpisah. (Kurikulum Kemdikbud)

Karena itu, latihan untuk tes masuk MA unggulan sebaiknya mencakup ketiga bidang tersebut secara seimbang. Berikut rangkuman materi dan contoh soal yang dapat digunakan sebagai bahan latihan.

Memahami Materi IPA Terpadu untuk Tes Masuk MA

IPA Terpadu adalah pendekatan pembelajaran yang menghubungkan berbagai cabang ilmu sains dalam satu kesatuan konsep. Pada tingkat SMP/MTs, keterkaitan tersebut terutama meliputi Biologi, Fisika, dan Kimia.

Dalam dokumen capaian pembelajaran IPA Fase D, konten IPA dikelompokkan ke dalam cakupan seperti makhluk hidup, zat dan sifatnya, energi dan perubahannya, serta bumi dan antariksa. Peserta didik juga diharapkan mampu menghubungkan konsep dan memahami hubungan kausalitas atau sebab-akibat. (Kurikulum Kemdikbud)

Artinya, soal tes masuk tidak selalu berbentuk pertanyaan langsung seperti “apa pengertian ekosistem?”. Soal dapat dikembangkan menjadi kasus yang meminta siswa menentukan akibat perubahan suatu kondisi, melakukan perhitungan, atau menghubungkan beberapa konsep sekaligus.

Biologi

Biologi merupakan cabang IPA yang mempelajari makhluk hidup, struktur tubuh, fungsi organ, interaksi organisme, hingga proses kehidupan pada tingkat sel dan organisme.

Untuk latihan tes masuk MA, beberapa materi Biologi yang perlu diperhatikan adalah sistem organ manusia, ekosistem, pewarisan sifat, serta metabolisme tumbuhan.

Sistem Organ pada Manusia

Sistem organ adalah kumpulan organ yang bekerja sama menjalankan fungsi tertentu di dalam tubuh. Contohnya adalah sistem pencernaan, pernapasan, peredaran darah, dan sistem gerak.

Siswa perlu memahami bukan hanya nama organ, tetapi juga hubungan antara struktur dan fungsinya. Materi sistem organ manusia memang termasuk dalam cakupan kompetensi IPA tingkat SMP/MTs pada berbagai kisi-kisi resmi sebelumnya. (Repositori Kemdikbud)

Contoh soal:

Organ yang berfungsi utama menyerap sari-sari makanan hasil pencernaan adalah …

A. Lambung
B. Usus halus
C. Usus besar
D. Kerongkongan

Jawaban: B. Usus halus

Usus halus memiliki permukaan yang luas karena adanya vili atau jonjot usus sehingga penyerapan zat makanan dapat berlangsung secara efektif.

Ekosistem

Ekosistem adalah kesatuan antara makhluk hidup atau komponen biotik dengan lingkungan fisiknya atau komponen abiotik yang saling berinteraksi.

Komponen biotik meliputi tumbuhan, hewan, manusia, dan mikroorganisme. Sementara itu, air, tanah, cahaya matahari, suhu, dan udara merupakan contoh komponen abiotik.

Contoh soal:

Dalam suatu ekosistem sawah terdapat padi, belalang, katak, ular, dan elang. Jika jumlah katak menurun drastis, perubahan yang paling mungkin terjadi adalah …

A. Populasi belalang meningkat
B. Populasi belalang menurun
C. Populasi padi meningkat karena lebih banyak dimakan
D. Populasi ular pasti meningkat

Jawaban: A. Populasi belalang meningkat

Katak merupakan salah satu predator belalang. Jika jumlah katak berkurang, tekanan predasi terhadap belalang juga berkurang sehingga populasinya berpotensi meningkat.

Konsep interaksi komponen ekosistem juga menjadi bagian penting dalam kompetensi IPA SMP/MTs, termasuk kemampuan menganalisis dampak perubahan lingkungan. (Repositori Kemdikbud)

Pewarisan Sifat

Pewarisan sifat adalah proses diteruskannya informasi genetik dari induk kepada keturunannya. Materi dasarnya mencakup gen, kromosom, alel, sifat dominan dan resesif, serta persilangan sederhana.

Contoh soal:

Jika sifat tinggi tanaman (T) dominan terhadap pendek (t), persilangan Tt dengan Tt menghasilkan kemungkinan genotipe …

A. TT, TT, TT, TT
B. TT, Tt, Tt, tt
C. Tt, Tt, tt, tt
D. TT, tt, tt, tt

Jawaban: B. TT, Tt, Tt, tt

Perbandingan genotipe yang dihasilkan adalah 1 TT : 2 Tt : 1 tt.

Metabolisme Tumbuhan

Metabolisme tumbuhan mencakup berbagai reaksi kimia yang memungkinkan tumbuhan memperoleh dan menggunakan energi. Salah satu proses yang paling penting adalah fotosintesis.

Fotosintesis merupakan proses pembentukan bahan organik, terutama glukosa, dengan memanfaatkan energi cahaya. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air sebagai bahan dasar serta menghasilkan oksigen sebagai salah satu produk.

Contoh soal:

Faktor berikut yang secara langsung diperlukan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis adalah …

A. Cahaya, karbon dioksida, dan air
B. Oksigen, nitrogen, dan cahaya
C. Oksigen, karbon monoksida, dan air
D. Nitrogen, oksigen, dan karbon dioksida

Jawaban: A. Cahaya, karbon dioksida, dan air

Percobaan fotosintesis juga termasuk kemampuan yang tercantum dalam kisi-kisi IPA SMP/MTs, sehingga siswa sebaiknya tidak hanya menghafal definisi tetapi memahami variabel dan hasil percobaan. (Repositori Kemdikbud)

Materi Fisika yang Perlu Dikuasai

Fisika mempelajari berbagai gejala alam yang berkaitan dengan materi, energi, gerak, gaya, suhu, listrik, dan interaksi lainnya.

Dalam tes masuk MA, materi Fisika tingkat SMP/MTs dapat muncul dalam bentuk konsep maupun perhitungan sederhana.

Besaran dan Satuan

Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan menggunakan angka serta satuan. Contohnya panjang, massa, waktu, suhu, dan kuat arus listrik.

Satuan baku yang digunakan dalam sistem internasional disebut Sistem Internasional atau SI.

Contoh soal:

Satuan SI untuk besaran panjang adalah …

A. Kilometer
B. Meter
C. Centimeter
D. Milimeter

Jawaban: B. Meter

Meskipun kilometer, centimeter, dan milimeter juga merupakan satuan panjang, satuan dasar SI untuk panjang adalah meter.

Gerak, Gaya, Usaha, dan Energi

Gerak merupakan perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. Sementara itu, gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mengubah keadaan gerak benda atau bentuk benda.

Usaha dalam fisika berkaitan dengan perpindahan benda akibat gaya. Energi merupakan kemampuan untuk melakukan usaha.

Contoh soal:

Sebuah benda didorong dengan gaya 20 N hingga berpindah sejauh 5 m searah gaya. Besarnya usaha adalah …

A. 4 J
B. 25 J
C. 100 J
D. 200 J

Jawaban: C. 100 J

Perhitungannya:

W = F x s

W = 20 x 5 = 100 J

Soal mekanika juga dapat dikembangkan menjadi soal penalaran, misalnya meminta siswa menentukan perubahan gerak benda ketika gaya yang diberikan diperbesar.

Kalor

Kalor adalah energi yang berpindah akibat adanya perbedaan suhu. Perpindahan kalor dapat terjadi melalui konduksi, konveksi, dan radiasi.

Contoh konduksi adalah panas yang merambat melalui sendok logam ketika ujung lainnya dicelupkan ke air panas.

Contoh soal:

Perpindahan panas dari Matahari ke Bumi terutama terjadi melalui …

A. Konduksi
B. Konveksi
C. Radiasi
D. Evaporasi

Jawaban: C. Radiasi

Radiasi tidak membutuhkan medium sehingga energi panas dapat merambat melalui ruang hampa.

Materi suhu dan kalor juga tercantum dalam cakupan kompetensi IPA tingkat SMP/MTs. (Repositori Kemdikbud)

Kelistrikan Dasar

Kelistrikan dasar mencakup konsep arus listrik, tegangan, hambatan, rangkaian listrik, serta penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh soal:

Sebuah lampu memiliki hambatan 6 ohm dan dihubungkan dengan sumber tegangan 12 volt. Besarnya arus yang mengalir adalah …

A. 0,5 A
B. 2 A
C. 6 A
D. 72 A

Jawaban: B. 2 A

Dengan hukum Ohm:

I = V / R

I = 12 / 6 = 2 A

Kemampuan memahami listrik dinamis juga tercantum dalam cakupan kompetensi IPA SMP/MTs. (Repositori Kemdikbud)

Materi Kimia dalam IPA Terpadu

Kimia pada tingkat SMP/MTs berfokus pada materi, sifat materi, perubahan zat, serta reaksi sederhana.

Pemahaman Kimia penting karena banyak fenomena sehari-hari sebenarnya merupakan proses kimia.

Unsur, Senyawa, dan Campuran

Unsur adalah zat yang tersusun dari satu jenis atom. Contohnya oksigen, besi, dan emas.

Senyawa adalah zat yang terbentuk dari dua atau lebih unsur yang berikatan secara kimia dengan perbandingan tertentu. Air merupakan contoh senyawa yang tersusun dari hidrogen dan oksigen.

Campuran merupakan gabungan dua atau lebih zat tanpa menghasilkan zat baru melalui ikatan kimia. Udara dan air garam merupakan contoh campuran.

Contoh soal:

Manakah yang termasuk senyawa?

A. Besi
B. Oksigen
C. Air
D. Udara

Jawaban: C. Air

Air murni merupakan senyawa H2O karena tersusun dari unsur hidrogen dan oksigen yang berikatan secara kimia.

Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud adalah perubahan bentuk fisik suatu zat dari padat, cair, atau gas tanpa harus menghasilkan zat baru.

Contohnya mencair, membeku, menguap, mengembun, menyublim, dan mengkristal atau deposisi.

genui{“learning_viz”:{“type_id”:”PHASE_CHANGE_CYCLE”,”initial_values”:{“initial_transition”:”melting”},”locale_override”:”id-ID”}}

Contoh soal:

Perubahan air menjadi uap air disebut …

A. Membeku
B. Mengembun
C. Menguap
D. Menyublim

Jawaban: C. Menguap

Reaksi Kimia Sederhana

Reaksi kimia merupakan proses perubahan satu atau lebih zat menjadi zat baru dengan sifat yang berbeda.

Contoh yang mudah ditemukan adalah pembakaran, perkaratan besi, dan reaksi antara asam dengan basa.

Contoh soal:

Peristiwa berikut yang menunjukkan terjadinya perubahan kimia adalah …

A. Es mencair
B. Air membeku
C. Gula larut dalam air
D. Besi mengalami perkaratan

Jawaban: D. Besi mengalami perkaratan

Perkaratan menghasilkan zat baru berupa senyawa oksida besi sehingga termasuk perubahan kimia.

Materi unsur, senyawa, campuran, perubahan zat, suhu, kalor, dan reaksi kimia merupakan bagian dari cakupan kompetensi IPA SMP/MTs yang telah digunakan dalam dokumen kisi-kisi pendidikan. (Repositori Kemdikbud)

Strategi Mengerjakan Soal IPA Terpadu

Latihan sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan menghafalkan definisi. Dokumen capaian pembelajaran IPA menekankan pemahaman konsep, hubungan antarkonsep, sebab-akibat, serta keterampilan proses atau inkuiri. (Kurikulum Kemdikbud)

Beberapa strategi yang dapat digunakan adalah:

  1. Kuasai konsep dasar terlebih dahulu. Pastikan memahami istilah seperti ekosistem, gaya, energi, unsur, senyawa, dan reaksi kimia.
  2. Latih soal hitungan sederhana. Materi usaha, energi, kalor, dan listrik membutuhkan ketelitian dalam menggunakan rumus.
  3. Perhatikan hubungan sebab-akibat. Soal ekosistem, sistem organ, dan perubahan zat sering menggunakan pola sebab-akibat.
  4. Jangan hanya menghafal rumus. Pahami arti setiap variabel sehingga dapat menentukan rumus yang sesuai.
  5. Biasakan membaca soal berbentuk kasus. Tes akademik dapat menguji penerapan konsep, bukan sekadar hafalan.
  6. Gunakan latihan dengan batas waktu. Seleksi berbasis CBT seperti yang diterapkan sejumlah madrasah membutuhkan kemampuan menjawab dengan cepat sekaligus teliti. (Kementerian Agama Sleman)

Contoh Soal Campuran IPA Terpadu

Berikut beberapa soal tambahan yang menggabungkan konsep Biologi, Fisika, dan Kimia.

Soal 1

Tumbuhan hijau melakukan fotosintesis dengan memanfaatkan energi …

A. Bunyi
B. Cahaya
C. Gerak
D. Listrik

Jawaban: B. Cahaya

Soal 2

Benda bermassa 2 kg mengalami percepatan 3 m/s². Jika gaya yang bekerja adalah F = m x a, gaya tersebut sebesar …

A. 1,5 N
B. 5 N
C. 6 N
D. 9 N

Jawaban: C. 6 N

Soal 3

Zat yang tersusun dari dua atau lebih unsur yang berikatan secara kimia disebut …

A. Unsur
B. Senyawa
C. Campuran
D. Larutan

Jawaban: B. Senyawa

Soal 4

Dalam rantai makanan padi → belalang → katak → ular, organisme yang berperan sebagai konsumen tingkat pertama adalah …

A. Padi
B. Belalang
C. Katak
D. Ular

Jawaban: B. Belalang

Soal 5

Ketika sebuah benda dipanaskan, partikel penyusunnya pada umumnya akan …

A. Memiliki energi gerak lebih besar
B. Berhenti bergerak
C. Hilang dari benda
D. Selalu berubah menjadi unsur baru

Jawaban: A. Memiliki energi gerak lebih besar

Soal 6

Dua lampu dihubungkan secara seri. Jika salah satu lampu putus, kondisi yang paling mungkin terjadi adalah …

A. Lampu lainnya tetap menyala normal
B. Semua lampu dalam rangkaian padam
C. Tegangan sumber menjadi nol
D. Arus listrik bertambah besar

Jawaban: B. Semua lampu dalam rangkaian padam

Soal 7

Perubahan dari gas menjadi cair disebut …

A. Mencair
B. Menguap
C. Mengembun
D. Menyublim

Jawaban: C. Mengembun

Soal 8

Jika kedua orang tua memiliki genotipe Tt dan Tt, peluang keturunannya memiliki genotipe tt adalah …

A. 0%
B. 25%
C. 50%
D. 75%

Jawaban: B. 25%

genui{“learning_viz”:{“type_id”:”PUNNETT_SQUARE”,”locale_override”:”id-ID”}}

Soal 9

Energi yang tersimpan pada makanan dan kemudian digunakan tubuh untuk melakukan aktivitas merupakan bentuk energi …

A. Kimia
B. Bunyi
C. Cahaya
D. Listrik

Jawaban: A. Kimia

Soal 10

Air garam termasuk …

A. Unsur
B. Senyawa murni
C. Campuran
D. Atom

Jawaban: C. Campuran

Perbandingan Lingkup Materi untuk Persiapan Tes

Ketiga bidang IPA memiliki karakter soal yang berbeda sehingga pola belajarnya juga perlu disesuaikan. Biologi lebih banyak membutuhkan pemahaman proses dan hubungan antarkomponen, Fisika menggabungkan konsep dengan perhitungan, sedangkan Kimia banyak membahas sifat materi serta perubahan zat.

BidangMateri UtamaPengertian SingkatBentuk Kemampuan yang DilatihContoh Topik Soal
BiologiSistem organHubungan organ-organ dalam menjalankan fungsi tubuhMemahami fungsi dan hubungan antarsistemPencernaan, pernapasan, peredaran darah
BiologiEkosistemInteraksi makhluk hidup dengan lingkungannyaAnalisis sebab-akibatRantai makanan dan populasi
BiologiPewarisan sifatProses pewarisan informasi genetikAnalisis persilangan sederhanaGen, alel, dominan-resesif
BiologiMetabolisme tumbuhanSerangkaian proses kimia dalam tubuh tumbuhanMemahami proses kehidupanFotosintesis
FisikaBesaran dan satuanNilai terukur yang dinyatakan dengan satuanKetelitian pengukuranPanjang, massa, waktu
FisikaMekanikaKajian tentang gerak dan gayaPenalaran dan perhitunganGaya, usaha, energi
FisikaKalorEnergi yang berpindah karena perbedaan suhuAnalisis perubahan energiKonduksi, konveksi, radiasi
FisikaKelistrikanFenomena yang berkaitan dengan muatan dan arus listrikPemecahan masalah kuantitatifTegangan, arus, hambatan
KimiaUnsurZat yang tersusun dari satu jenis atomIdentifikasi zatBesi, oksigen, emas
KimiaSenyawaZat yang terbentuk dari ikatan beberapa unsurMembedakan jenis zatAir, karbon dioksida
KimiaCampuranGabungan zat tanpa membentuk zat baru melalui ikatan kimiaKlasifikasi materiAir garam, udara
KimiaPerubahan wujudPerubahan fisik dari satu wujud ke wujud lainMemahami perubahan materiMencair, menguap, mengembun
KimiaReaksi kimiaProses terbentuknya zat baruMengidentifikasi perubahan kimiaPembakaran dan perkaratan

Persiapan menghadapi tes masuk MA unggulan sebaiknya dilakukan dengan memahami pola seleksi madrasah yang dituju. Petunjuk teknis seleksi nasional MAN Insan Cendekia, MAN Program Keagamaan, MAK Negeri, dan MAN Program Unggulan Nasional tahun pelajaran 2026/2027 secara khusus mengatur mekanisme seleksi untuk madrasah-madrasah tersebut, sementara madrasah lain dapat memiliki mekanisme seleksi masing-masing. (Kementerian Agama DKI Jakarta)

Dengan demikian, latihan IPA Terpadu tidak cukup hanya menghafalkan kumpulan definisi. Siswa perlu menguasai konsep Biologi, Fisika, dan Kimia sekaligus mampu menggunakannya untuk membaca situasi, melakukan perhitungan sederhana, menganalisis hubungan sebab-akibat, dan menarik kesimpulan. Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter pembelajaran IPA yang menghubungkan berbagai bidang sains dan mendorong kemampuan berpikir ilmiah. (Kurikulum Kemdikbud)

Untuk menghadapi seleksi MA unggulan, latihan dapat dimulai dari konsep dasar kemudian dilanjutkan dengan soal campuran dan soal berbasis kasus. Semakin sering siswa berlatih dengan variasi soal, semakin terbiasa pula mereka menentukan konsep yang tepat sebelum memilih jawaban.